TheOZ

crm-wheel-b

Sales Force Automation yang berfungsi dalam mengelola kinerja sales force perusahaan, mulai dari mengelola leads yang didapatkan, me-manage potensial penjualan, mengatur aktifitas penjualan, meng-otomatisasi sales quotation, dan seterusnya.

Definisi SFA sendiri adalah sistem informasi yang digunakan oleh bagian Sales atau Sales Management untuk membantu melakukan otomatisasi fungsi-fungsi sales force management. Koombinasi antara modul SFA dengan modul Marketing Automation (MA) inilah yang biasanya membentuk sebuah aplikasi CRM (Customer Relationship Management).

Modul-Modul SFA
Sales Force Automation tidak harus selalu terintegrasi dalam sebuah software CRM, alias dapat berdiri sendiri. Modul-modul standard yang terdapat dalam SFA adalah sebagai berikut:

Lead Management
Modul Lead Management adalah modul untuk menampung dan mengelola informasi setiap leads atau prospek baru, baik yang didapatkan oleh perusahaan (misalnya melalui marketing campaign atau beli database) ataupun yang dicari sendiri oleh si salesperson.

Dalam Lead Management di beberapa aplikasi Sales Force Automation juga terdapat fitur-fitur seperti Lead Routing dan juga Lead Scoring. Pembahasan kedua fitur ini akan saya posting di kesempatan mendatang.

Potential Management/ Opportunity Management
Dari leads yang didapatkan, tentu tidak semua tertarik dengan produk atau jasa Anda. Nah, bagi leads yang menunjukkan interest atau kebutuhan akan produk Anda, sehingga menciptakan sebuah potential atau opportunity dalam sales.

Kebutuhan atau opportunity ini tentunya perlu dicatat ke dalam sistem, supaya dapat te-record dengan baik, misalnya adalah produk apa yang dibutuhkan oleh prospek, berapa nilai produk tersebut, peluang closing berapa besar, kompetitor siapa saja yang terlibat, hingga jumlah cost yang dikeluarkan dalam mengelola opportunity tersebut.

Account & Contact Management
Leads yang telah menunjukkan interest atau kebutuhan yang jelas akan produk kita, maka statusnya akan diubah (convert) dari leads menjadi Account dan Contact. Account adalah modul untuk mengisi informasi perusahaannya atau institusi, sedangkan Contact adalah untuk mengisi informasi individunya.

Activity Management
Modul Activity Management merupakan modul untuk mengatur aktifitas sehari-hari sales force, misalnya adalah leads mana yang harus di-follow up, apakah ada presentasi atau tidak, quotation apa yang mesti dibuat, dan sebagainya. Modul ini biasanya telah dilengkapi juga dengan reminder atau notifikasi, memastikan si salesperson ingat akan tugas-tugasnya.

Quotation Management
Dari setiap potential atau opportunity yang tercipta, biasanya akan dilanjutkan ke proses permintaan proposal atau penawaran. Biasanya, dalam sebuah sistem SFA, dari modul Opportunity Management bisa langsung klik sebuah tombol untuk meng-create quotation sesuai dengan produk yang diinginkan oleh prospek tersebut.

Apa Output yang Didapatkan?
Dengan menerapkan Sales Force Automation di dalam divisi penjualan Anda, maka banyak sekali output atau informasi berharga untuk pihak salesperson itu sendiri maupun manajemen, beberapa diantaranya adalah:

  • Sales Manager dapat mengetahui performance masing-masing salesperson
  • Dapat diketahui channel apa yang paling banyak menghasilkan leads
  • Dapat diketahui berapa banyak dari leads yang didapatkan yang memiliki needs
  • Dapat diketahui perbandingan antara aktifitas dengan cost yang dikeluarkan
  • Dapat diketahui salesperson mana yang efektif dan mana yang tidak
  • Dapat diketahui Recency, Frecuency, dan Spending dari customer yang didapat

revolution-os

Revolution OS adalah salah satu File Documenter yang menjadi pencerahan tersendiri bagi sebagian orang karena disini menceritakan adanya bentuk kekecewaan dan ketidak setujuan antara Mircosoft yang pada waktu itu produsen software besar yang mempunyai kebijakan untuk Proprietary dengan Richard Stallman yang sangat menetang akan hal itu, menurutnya Software Proprietary adalah perbuatan yang sangat bahaya bagi kemanusiaan, mengajarkan individualistis (tidak berbagi), Extreme Monopoly, tidak bebas karena walaupun kita membeli program tersebut kita tidak bisa melakukan perubahan apa-apa yang sama saja hanya “peminjaman” software.

Dengan adanya ketidak sependapatan dengan yang dilakukan Bill Gates a.k.a Microsoft seorang Stallman ingin “memberontak” dengan apa yang dilakukan oleh Microsoft dan para Software Developer lainya yang memberlakukan Software Proprietary dengan membuat GNU atau GNU Not UNIX. Mengapa namnaya GNU Not UNIX?. Karena seperti yang saya jelaskan sebelumnya Stallman untuk membuat rancangan seperti UNIX tetapi bukan UNIX, karena surat yang di keluarkan Bill Gates akan pandangan yang tidak sesuai itu dia (stallman) keluar dari pekerjaanya di MIT untuk membuat kode-kode yang baru membuat perangkat lunax yang mirip UNIX untuk memulai “pemberontakn”nya terhadap Software Developer tadi, ia ingin meyakinkan kepada kita semua bahwa sebenarnya ada pilihan lain yang lebih baik dibanding dengan Software Proprietary, dengan begitu program bisa dikembangkan bersama tanpa adanya biaya diperlukan untuk itu karena menurutnya Software adalah sesuatu hal yang harus dikembangkan bersama-sama dengan semua orang bukan untuk dimiliki secara personal atau perusahaan. Software baginya adalah suatu Ide yang harus dibagi, dikembangkan bersama-sama untuk kebaikan bersama.

463px-Bill_Gates_Letter_to_Hobbyists

Pada Film ini juga terdapat para orang-orang yang bepengaruh dalam pengembangan GNUX OS atau Software Open Source, seperti Linus Torvalds sebagai penemu Linux yang membantu dalam pengembangan Sistem Operasi Open Source mempunyai bagian yang sangat-sangat penting sekali dalam pengembangan GNU. Bahkan orang-orang pada waktu itu menggabungkan kata GNU/LINUX yang mengartikan GNU dan Linux adalah satu kesatuan akan lahirnya sebuah padangan atau ideology yang membuat orang-orang akan terbuka akan hal tersebut, tidak hanya menjadi pengguna yang tidak mengetahui apa-apa akan monopoly extrim para developer-devoloper ber proprietary. Juga terdapat Eric S Raymond seorang programer komputer dan juga yang menjadi salah satu orang yang berpengaruh pada waktu itu, orangnya bersama dengan Stallman meneriakan Open Source ditengah kejayaan Microsoft pada itu, dan Bruce Perens orang yang menemukan kata atau sebuah ide akan adanya Open Source yang kode-kode software tersebut bisa di ubah dengan batas-batasan yang ada.

Sebuah film yang membuka pandangan tersendiri tentang Software yang ada saat ini, sehingga kita bisa melihat sisi lain dari sebuah Sistem Operasi. Tontonan yang sangat di anjurkan bagi yang berkeinginan mengetahui perkembangan GNU/LINUX sendiri dan yang yang ingin mendalami akan Sistem Operasi karena dalam film ini kita dibawa kedalam timeline yang sangat bersejerah dalam perkembangan Sistem Operasi atau Software yang membuka pikiran kita akan adanya sebuah pilihan lain yang lebih baik dalam pemilihan software saat ini.

8,5/10

File system seperti yang kita ketahui software yang berfungsi mengoraaganisir data yang terdapat pada tempat penyimpanan data. Mengorganisir data secara terstruktur dimana membuat data atau memastikan agar dapat tersimpan, dibuka kembali, dan update data ssetelah Sistem Operasi dimatikan.

Pada setiap Sistem Operasi (Windows, MAC, Linux) memiliki sistem file yang berbeda-beda dalam hal penempatan file dan struktur pohon atau hierarchy file tersendiri.  Berikut adalah Sistem File dari ketiga Sistem Operasi tersebut:

Sistem File Pada Windows

Sistem File yang digunakan Windows sendiri adalah FAT, NTFS, dan ReFS (Windows 8)

1. FAT

File Allocation Table atau FAT adalah Sistem FIle yang hampir mendukung seluruh sistem operasi yang ada karena FAT bersifat Standalone (Bisa berdiri sendiri) yang karenanya banyak media portable atau flash disk yang menggunakan Sistem File tersebut.

FAT sendiri dibagi-bagi menjadi 4 versi:

a. FAT12

Memiliki batas ukuran alokasi hanya sampai 12-bit (212 = 4096 )

b. FAT16

Memiliki batas ukuran alokasi hanya sampai 16-bit (216= 65536)

c. FAT32

Memiliki batas ukuran alokasi hanya sampai 32-bit (232= 65536)

d. exFAT

(Extended FAT) atau biasa disebut FAT64 sebuah Sistem File yang digunakan dalam Media Penyimpanan External Portable atau Flash Disk yang kita gunakan sekarang, yang memiliki alokasi paling besar dibanding dengan FAT yang sebelumnya dan memiliki kemampuan yang berbeda dari ke 3 FAT diatas. Seperti performa alokasi ruang kosong dan penghapusan ditingkatkan karena sistem file ini menggunakan Free Space Bitmap, mendukung skala penyimpanan yang besar bisa support lebih dari 4GB.

2. NTFS

New Technology File System atau NTFS adalah perkembangan dari FAT itu sendiri yang memiiki kemampuan lebih dari FAT. NTFS diciptikan untuk menjadi Sistem File Utama pada Windows. Fitur-fitur seperti; Access Control, File System Journaling, Metadata Support, Encryption, Fault Tolerance yang membuat NTFS bisa menjadai Sistem File yang memadai untuk Sistem Operasi Windows yang juga turut serta dalam kesuksesan Windows dengan adanya teknologi NTFS ini.

3. ReFS

Resilient File System atau ReFS adalah Sistem Operasi baru dari Microsoft yang di Implementasikan pada Sistem Operasi yang baru Windows 8, yang merupakan hasil dari pengembangan NTFS. Berikut adalah Fitur-fitur pada ReFS yang Penigkatan dari NTFS:

a. Peningkatan dalam Hal Realibilitas Struktur Disk

ReFS sendiri menggunakan Pohon B+ dalam strukrisasi termasuk juga metadata dan data file. yang meningkatnya Maksimum Ukuran File  ke 16 Exabytes, dan juga Maksimum Volume yang mencapai pada 1 Yottabyre (Dengan 16 KB Clusters) yang artinya bisa menampung hingga 1.12589991 × 1015 GB!

b. Built-In Resilience (Ketahanan)

Mampu mengakses data dari disk yang mengalami failure, yang memungkinanya rebuilding kembali data-data tersebut.

c. Mendukung atau Kompabilitas Dengan APIs dan Teknologinya.

Dengan ReFS tidak memerlukan sistem baru dari APIs. Karena ReFS support banyak fitur Windows dan NFTS seperti BitLocker Encryption, Access Control List, USN Journal, Penggatian Notifikasi, ID Files, Oplock, Mount Point, Junction Point, dan banyak lagi.

Sistem File Pada Linux

Sistem file yang digunakan pada Sistem Operasi Linux Ext2, Ext3, Ext4

Seperti layaknya Windows Linux mengembangkan Ext2, Ext3, Ext4 untuk sistem file pada sistem operasinya. Berikut penjelasan dari ke-3 Sistem File tersebut:

1. Ext2

Second Extended File System atau Ext2 adalah generasi awal dari Ext2 yang kapasitasnya dari dari 16 GB hingga 2 TB. Kekurangan Sistem File ini tidak mendukung fitur juraniling data.

2. Ext3

Third Extended File System digunakan untuk Linux Kernel 2.4.15. Pada generasi ketiga ini sudah mendukung penjurnalan data. Maksimum Ukuran yang dapat di baca Sistem File Ini dari 2 TB Hingga 32 TB. Penambahan teknologi journaling pada Ext3 mempunyai 3 Type:

  • Journal – Semua Metadata dan Isi disimpan pada Journal
  • Ordered – Hanya Metadata yang disimpan pada Journal. Penyimpanan dilakukan hanya ketika selesai penulisan content atau isinya ke disk.
  • Writeback – Hanya Metada yang disimpan pada Journal. Penyimpinan dapat dilakukan sebelum dan sesudah data di tulis ke dalam disk.

3. Ext4

Fourth Extended File System atau Ext4 generasi ke-4 dari Extended File System yang digunakan Linux. Yang digunakan untuk mendukung Linux Kernel 2.6.19 memungkinkanya pembacaan file dan file-file dengan ukuran besar. Ukuran disk yang dapat dibaca sendiri dari 1 EB (Exabyte), dan bisa Mounting Disk yang munggunakan Ext2, Ext3 dapat terbaca pada Ext4 ini. Sedangkan fitur-fitur baru yang diterapkan pada Ext4 ini adalah Multiblock Allocation, Delay Allocation, Journal Checksum, Fast Check,  dll. Intinya peningkatan dari performa dan realibitas dari versi-versi sebelumnya.

Sistem File Pada MAC

Seperti Sistem Operasi yang lainnya MAC juga meggembangkan Sistem File mereka yang diberinama HFS dan HFS+ Berikut Penjelasanya:

1. HFS

Hierarchical File System atau HFS adalah file sistem pertama yang digunakan Apple.Inc untuk menjadi Sistem File pada Mac OS mereka yang pertama kali digunakan untuk Floppy dan Hardisk dan juga kita bisa temukan pada CD-ROMs. Untuk HFS dikembangkan dengan Sistem Operasi awal Mac pada pembutanya yaitu pada tahung 1985 yang hanya menampung 2GB.

2. HFS+

Hierarchical File System Extended/Plus atau HFS+ adalah pengembangan selanjutnya dari HFS seblumnya yang bisa menampung hingga 8 EB (Exabyte), digunakan juga pada perankat apple lainya seperti iPod. HFS+ seperti namanya HFS yang mendapatkan tambahan agar lebih reliable untuk penampungan yang lebih besar. Adanya Sistem Penjournalan pada HFS+ yang tidak ada pada Sistem File sebelumnya dan menggukan POSIX Permission, dan Defragementing File.

Filesystem Hierarchy Standard atau FHS adalah Standarisasi (Sistem Berkas) yang digunakan oleh perangkat Sistem Operasi GNU untuk mengetahui lokasi dari file pada komputer kita, FHS bertugas memperlihatkan dan mendifinisikan main directory atau direktori utama dan isi pada Sistem Operasi GNU. Mudahnya FHS melakukan Mapping atau Pemetaan pada Komputer kita untuk mengetahui tempat file-file dan direktori pada Linux kita agar memudahkan kita dalam mengetahui folder-folder system secara rapih atau terstruktur.

FHS sendiri dikembangkan oleh Linux Foundation yang telah dikembangkan sejak Agustus Tahun 1993 dengant tujuan untuk menstrukturisasi file dan direktori pada Linux yang berbasis GNU. Pada waktu itu masih bernama FSSTND (Filesystem Standard) pada Tahun 1994, yang kemudian menjadi FHS di khususkan kepada Sistem Operasi GNU atau Linux yang kita pakai sekarang.

Tujuan awal Standarisasi FHS sendiri untuk mempermudah dalam pengaplikasian, system admin, pengembangan.

Struktur Direktori

Dalam FHS semua file dan direktori terlihat pada root direktory “/”, walaupun misalnya kita menyimpan file pada media penyimpanan external dan media virtual.

Berikut Penjelasan Direktorinya:

/ : Hierarchy Primary (Root), Akar atau Root untuk seluruh hierachy file system

/bin : Instruksi dasar biner

/boot : Berkas statik untuk me-load boot

/dev : Berkas piranti

/etc : Konfigurasi System Host-Specific

/lib : Pusatakan atau Library dasar bersama dan modul kernel

/media : Mount Point untuk media-media external (Removable Device)

/mnt : Mount Pintu untuk Mounting System Berkas secara temporary

/opt : Penambahan aplikasi package perangkat lunak

/sbin : Tempat penting untuk data spesifik yang diminta oleh system

/var : File-file variable yang sifatnya dinamis, Contohnya: Pencatatan Log, dan Cache.

Untuk mengetahui apa sebenarnya maksud dari Istilah-istilah diatas berikut adalah penejelasanya

Shell

Shell adalah penerjemah dalam sistem operasi dari User kepada Sistem Operasi untuk mengetahui apa yang diperintahkan User dibutuhkan Shell dalam hal tersebut. Contoh Shell sendiri Ms-Dos, Terminal pada Linux dan Finder untuk Mac OS. Semua program mempunya shell didalamnya untuk bisa berhubungan dengan Sistem Operasi itu sendiri

Fungsi shell sendiri dibagi menjadi 2:

1. Sebagai Penerjemah Perintah

2. Sebagai Bahasa Pemrogama

Inti dari apa yang di maksud Shell adalah Command Processor atau Pemeroses Perintah

System Call

System Call adalah proses program merequest atau meminta service dari Sistem Operasi. Yang pertama-tama perintah diinputkan melalui Shell kemudian diteruskan oleh System Call untuk Memanggil System apa saja perintah yang di minta oleh User melalui Shell

Funsi System Call terbagi menjadi 5 yaitu:

1. Manejemen Pemoresan

2. Manejemen Pemberkasan

3. Manejemen Hardware

4. Memberikan Informasi atau Status System Call itu Sendiri

5. Komunikasi Kedalam System ke Harware

Singkatnya System Call Berfungsi Untuk Open, Read, Write, Close, Wait, Execve, Fork, Exit, dan Kill Perangkat Lunak dan Piranti Keras anda, Tergantung Perintah yang Diberikan.

Command Interpreter

Salah satu fungsi dari Shell yang ada pada tulisan pertama, yang menjadi penerjemah perintah yang diberikan kemudian diteruskan kedalam Hardware atau melalui System Call terlebih dahulu.

API (Application Programming Interface)

Sekumpulan perintah, fungsi, komponen, procedure, struktur data, class object, variable, protokol, semua yang diperlukan untuk membuat atau mengembangkan suatu Software atau Perangkat Lunak.

Fungsi API sendiri adalah pengganti dari System Call yang lebih mudah dalam pengembangan dan pembuatan program itu sendiri dibandingakan dengan System Call.

Keuntungan menggunakan API sendiri disini adalah:

1. Lebih Terstruktur

Lebih terstruktur tidak seperti System Call, API memudahakan dalam pembuatan dan pengembangan Software karena kode-kode tersebut bisa distrukrisasi sehingga mudah dimengerti, editing code, dan pengembangan-pengembangan Software

2. Portablitas

Portablitas yang bisa dijalakan di Sistem Operasi mana saja tidak seperti System Call yang Stuck pada Sistem Operasi tersebut.

Linux

Linux atau Unix adalah Sistem Operasi pada komputer yang lisensinya bersifat Open Source dalam hal pengembangan dan pendrisbusian. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan Struktur pada Linux bagaimana suatu hardware bisa dihubunkan dengan software atau penengah dalam hubungan software dan hardware.

Linux adalah sistem yang menggunakan teknologi Kernel yang menghubungkan ke artisktur komputer.

Seperti hal Unix, file system berbasis pada satu direktori root atau seperti halnya Tree yang mempunyai banyak branch dan leaf dibawahnya. Beberapa Sub-Derictories atau Branch-nya bersifat sebagai mount point yang dibedakan menjadi Physical atau File System Jaringan.

Hardware-pun termasuk dalam file Tree struktur tersebut.

Untuk dalam hal pengamananya Unix atau Linux sudah design sedemikian dalam arsitekturnya. Contohnya dalam hal raw perangkat kerasnya terlindungi untuk pengaksesan secara langsung untuk meminimalisir terjadi kerusakan pada hardware tersebut yang membagi hak akses dalam pengaksesanya menjadi 3 Bagian, seperti; User Only, Group Member, dan World Access. Yang setiap kategori memiliki ketentuanya masing-masing

Untuk Kernelnya sendiri, atau Core (Inti) dari sistem sudah memungkinan dalam hal Virtual Memory, Pembagian Resource, TCP/IP.

Berikut adalah gambar Arsitektur pada Linux

File:Linux kernel map.png

Windows

Sekarang saya mencoba menjelaskan tentang arsitektur dari sistem Windows. Seperti yang kita ketahuin Aplikasi pada Windows adalah kumpulan dari banyak file exe (executable) program dan file-file pendukung. Contohnya Microsoft Word yang paling banyak dipakai, yang proses jalanya program memnggunakan aplikasi tambahan untuk dapat berjalan dalam Sistem Operasi yang disini adalah penguhubung antara Software dan Hardware, Menejemensi kedua hal tersebut untuk menjalan printah baik itu input dan output. Untuk proses seperti yang kita ketahui selain membutuhkan sistem operasi yang memadai, Hardware pun memilik peran utama dalam hal pemrosesan perintah, yaitu processor yang saat ini memilik banyak thread atau core atau otak sehingga tidak terjadinya Lost Resource maka disinilah posis Sistem Operasi dalam hal memaksimalkan Otak-otak tersebut sehingga membagi pengerjaanya tidak mengerjakan hal yang sama semua.

Untuk Kernel sendiri Windows menggunakan Hybrid Kernel dalam Sistem Operasi terbarunya, kombinasi dai Mickrokernel dan Monolothic Kernel yang dikembangkan untuk sistem operasinya sendiri supaya penggunaan kernel tersebut maksima dibandingkan dengan sistem operasi yang lain

Berikut Arsitektur pada Windows NT

File:Windows 2000 architecture.svg

Setelah mempelajari sedikit tentang apa itu Sistem Operasi dan Siapa saja yang berpengaruh.

Maka saya akan membahas tentang Kelebihan-Kekurangan dari Sistem Operasi yang ada saat ini:

Windows

Windows mempunyai market share paling besari saat ini untuk Sistem Operasi Desktop

Kelebihan

  1. Kompabilitas: Banyak program yang mendukung sistem operasi, khususnya game yang memiliki kelibihan yang sangat berati untuk disaingi dengan OS yang lainya
  2. Technical Support: Karena banyaknya pengguna Windows maka secara Otomatis untuk membantu anda bila terjadi kesalahan pada Windows maka akan lebih mudah.

Kekurangan

  1. Virus: Tidak amanya sistem operasi ini dibanding dengan yang lainya
  2. Mahal: Membutuhkan spesifikasi yang tinggi untuk menggunakan Sistem Operasi Ini (Win7) dan Memerlukan Biaya yang mahal untuk membeli Lisensinya

Macintosh

Mac atau Macintosh bisa dibilang lebih dulu ada, tetepi kalah populer dengan Windows.

Kelebihan

  1. Virus: Mac hampir tidak ditemukan virus untuk sistem operasi ini karena keamaan mereka yang sangat bagus.
  2. Reabilitas: Lebih kuat dan Sempurna bila dibandingkan dengan sistem operasi yang lain, hal ini bisa dilihat jarangnya adanya error dalam sistem operasi ini.
  3. GUI: Graphical User Interface yang lebih dibanding dengan sistem operasi yang lainya membuatnya mempunyai pasar tersendiri, khususnya untuk hal-hal yang berhubungan dengan Bisnis Entertainment Seperti, Design, Sound Editor, dll.

Kekurangan

  1. Mahal: Mac lebih mahal dari pada semua sistem operasi yang ada karena sistem operasi ini yang sangat-sangat tertutup. Sehinggan anda harus membeli Hardware Apple untuk mendapatkan OS ini, karena mereka tidak menjual secara terpisah tetapi Built-in di Hardware Apple.
  2. Portabilitas: Hanya dapat digunakan komputer keluaran Apple.Inc
  3. Kompabilitas: Diantara ketiga OS diatas sistem operasi ini yang paling kurang dalam ketersedian Software sehingga menyulitakan pengguna.

Linux

Linux sebeneranya adalah jawaban dari Mac dan Windows dalam sisi harga karena satu-satunya sistem operasi yang Gratis, dan dapat di download, modifikasi, distribusi ulang tanpa memerlukan biaya untuk membeli lisensi pengembanganya.

Kelebihan

  1. Harga: Seperti dijelaskan sebelumnya tidak memerlukan biaya untuk memilik OS ini.
  2. Variasi: Banyaknya variasi dalam sistem linux yang memudahkan pengguna untuk menggunakan sistem Operasi yang sesuai dengan kebutuhanya
  3. Virus: Walaupun masih ada kemungkinan adanya virus (Karena Open Source), tapi virus di Linux masih sangat, sangat, sangat sedikit.

Kekurangan:

  1. Sulit: Sulit dalam penggunaan, yang harus mempunyai pengetehauan tentang komputer itu sendiri untuk penggunaanya
  2. Kompabilitas: masih sedikit software yang mendukung untuk sistem operasi ini, khususnya dalam sisi grafis, game.
  3. Pemasaran: seperti yang kita tau linux adalah sistem operasi yang gratis, yang artinya tidak adanya informasi didapat secara mudah dari orang-orang sekitar anda karena minimnya publikasi dan iklan untuk menambah pengguna Linux sehinggan pembagian informasi menjadi lambat dibanding sistem operasi yang lainya